
Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan bahwa 18 April 2026 (bertepatan dengan 1 Dzulqa’dah 1447 H) menjadi batas akhir bagi seluruh pemegang visa Umrah untuk meninggalkan wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Kebijakan ini merupakan bagian dari agenda tahunan yang menandai berakhirnya musim Umrah dan dimulainya persiapan menuju musim Haji 2026.
Transisi Musim Umrah ke Haji
Setiap tahunnya, Arab Saudi secara resmi menutup periode Umrah menjelang musim Haji. Hal ini dilakukan agar pemerintah dapat fokus pada persiapan ibadah Haji yang melibatkan jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Penetapan tanggal 18 April 2026 sebagai batas akhir kepulangan jemaah Umrah merupakan bagian dari proses transisi tersebut, dan tidak berkaitan dengan situasi keamanan atau kondisi darurat apa pun.
Pentingnya Mematuhi Aturan Visa
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa seluruh jemaah Umrah wajib mematuhi aturan visa yang berlaku. Jemaah yang masih berada di Arab Saudi setelah tanggal yang ditentukan akan dianggap melanggar ketentuan imigrasi.
Oleh karena itu, seluruh jemaah diimbau untuk:
- Mengatur jadwal kepulangan sebelum batas waktu
- Memastikan dokumen perjalanan lengkap
- Menghindari overstay yang dapat berakibat sanksi
Fokus Persiapan Haji 2026
Dengan berakhirnya musim Umrah, pemerintah Arab Saudi akan mengalihkan seluruh sumber daya untuk menyambut pelaksanaan ibadah Haji 2026. Persiapan ini mencakup aspek logistik, keamanan, hingga pelayanan bagi jemaah Haji dari berbagai negara.
Batas waktu kepulangan jemaah Umrah pada 18 April 2026 merupakan kebijakan rutin yang wajib dipatuhi. Para jemaah diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak mengalami kendala saat meninggalkan Arab Saudi.
