Ini Jumlah Haji dan Umroh yang Dilakukan Rasulullah

Ini Jumlah Haji dan Umroh yang Dilakukan Rasulullah

Bagi umat Islam, Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam menjalankan ibadah haji dan umroh. Banyak jamaah bertanya-tanya, sebenarnya berapa kali Nabi Muhammad pergi ke Tanah Suci? Apakah beliau sering berhaji seperti yang dibayangkan sebagian orang?

Mengetahui sejarah ibadah Rasulullah bukan sekadar menambah wawasan, tetapi juga membantu kita memahami bagaimana beliau mencontohkan kesederhanaan, ketaatan, dan kesungguhan dalam beribadah.

Rasulullah Hanya Sekali Menunaikan Haji

Fakta yang mungkin belum banyak diketahui adalah Rasulullah ﷺ hanya melaksanakan haji satu kali sepanjang hidupnya. Haji tersebut dikenal sebagai Haji Wada’, yang berarti haji perpisahan.

Ibadah ini dilaksanakan pada tahun ke-10 Hijriah, tidak lama sebelum beliau wafat. Dalam haji inilah Rasulullah menyampaikan khutbah yang sangat terkenal, yaitu Khutbah Wada’, berisi pesan-pesan penting tentang persaudaraan, keadilan, hak perempuan, dan larangan saling menzalimi.

Para sahabat meriwayatkan bahwa dalam haji tersebut Rasulullah bersabda:

“Ambillah dariku manasik haji kalian.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi dasar mengapa tata cara haji yang dilakukan Nabi dijadikan pedoman utama oleh umat Islam hingga hari ini.

Berapa Kali Rasulullah Melaksanakan Umroh?

Berbeda dengan haji, Rasulullah ﷺ tercatat melaksanakan umroh sebanyak empat kali setelah hijrah ke Madinah.

Umroh pertama terjadi pada tahun ke-6 Hijriah, ketika beliau dan para sahabat berniat memasuki Mekkah. Namun, mereka tertahan oleh kaum Quraisy hingga akhirnya disepakati Perjanjian Hudaibiyah. Meski tidak jadi masuk ke kota, niat ibadah tersebut tetap dicatat sebagai umroh.

Umroh kedua dilakukan setahun kemudian sebagai pengganti dari peristiwa Hudaibiyah, yang dikenal dengan Umrah Qadha.

Umroh ketiga dilaksanakan saat Fathu Mekkah (penaklukan Mekkah), momen bersejarah ketika kota suci kembali berada di bawah naungan Islam.

Sedangkan umroh keempat dilakukan bersamaan dengan Haji Wada’.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menjelaskan bahwa Nabi melakukan umroh empat kali, semuanya pada bulan Dzulqa’dah kecuali yang bersamaan dengan haji.

Mengapa Rasulullah Tidak Berkali-Kali Berhaji?

Sebagian orang mungkin bertanya, mengapa Rasulullah hanya sekali berhaji padahal beliau memiliki kesempatan?

Jawabannya terletak pada turunnya kewajiban haji yang terjadi menjelang akhir kehidupan beliau. Setelah perintah tersebut turun, Rasulullah segera menunaikannya tanpa menunda.

Ini memberi pelajaran penting bahwa ketika kita telah mampu — baik secara fisik, finansial, maupun keamanan maka tidak sebaiknya menunda ibadah haji.

Selain itu, Rasulullah menunjukkan bahwa kualitas ibadah jauh lebih penting daripada jumlahnya.

Pelajaran Berharga bagi Umat Islam

Ada banyak hikmah yang bisa diambil dari perjalanan haji dan umroh Rasulullah.

Pertama, ibadah harus dilakukan dengan ilmu. Rasulullah mengajarkan manasik secara detail agar umatnya tidak bingung dalam menjalankan rukun demi rukun.

Kedua, kesederhanaan adalah bagian dari kemuliaan. Meski sebagai pemimpin umat, Rasulullah menjalani haji tanpa kemewahan.

Ketiga, jangan menunda kebaikan. Ketika kesempatan datang, segera penuhi panggilan Allah.

Dan yang tak kalah penting, ibadah ke Tanah Suci bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati menuju ketakwaan.

Mengetahui bahwa Rasulullah ﷺ hanya sekali berhaji namun tetap menjadi haji paling sempurna mengingatkan kita bahwa inti ibadah terletak pada keikhlasan dan ketaatan.

Semoga kisah ini semakin menumbuhkan kerinduan kita untuk mengikuti jejak beliau, memenuhi panggilan ke Baitullah, dan meraih haji maupun umroh yang mabrur.

Bersama Jelajah Bumi International, perjalanan menuju Tanah Suci dipersiapkan dengan penuh perhatian agar jamaah dapat beribadah dengan lebih tenang dan nyaman.

Jika Anda merindukan perjalanan spiritual yang tertata dan mendukung kekhusyukan, mungkin inilah saatnya melangkah lebih dekat ke Baitullah.

Hubungi Jelajah Bumi International untuk mendapatkan informasi program haji dan umroh, serta rasakan pengalaman ibadah dengan pendampingan yang aman dan terpercaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *