
Kuliner Haji, Ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh makna. Namun di balik rangkaian ibadah yang padat, jamaah juga berinteraksi dengan budaya lokal Arab Saudi, salah satunya melalui kuliner khas Tanah Suci. Tidak sedikit makanan yang dikonsumsi selama haji jarang dikenal jamaah Indonesia, padahal memiliki nilai gizi, sejarah, dan fungsi penting untuk menjaga stamina.
Artikel ini membahas kuliner haji yang unik dan jarang diketahui, mulai dari makanan sederhana khas gurun hingga kurma premium yang menjadi kebanggaan Tanah Suci.
Bubur Gurun Jareesh, Sajian Tradisional Penambah Energi
Jareesh sering disebut sebagai bubur gurun karena berasal dari daerah kering Arab Saudi dan telah dikonsumsi sejak ratusan tahun lalu.
- Terbuat dari gandum yang dipecah kasar
- Dimasak perlahan hingga teksturnya lembut
- Disajikan dengan ayam atau kambing berbumbu ringan
Makanan ini sangat cocok untuk jamaah haji karena mudah dicerna dan memberikan energi tahan lama.
Saleeg, Nasi Lembut Khas Wilayah Hijaz
Makanan khas Makkah dan Madinah yang cukup populer di kalangan masyarakat lokal.
- Nasi dimasak dengan susu dan kaldu
- Teksturnya lembut menyerupai nasi tim
- Umumnya disajikan bersama ayam rebus atau panggang
Saleeg sering dikonsumsi jamaah yang membutuhkan makanan ringan namun tetap mengenyangkan.
Roti Tamis dan Mutabbaq, Makanan Praktis Jamaah
Di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, roti tamis mudah ditemukan.
a. Roti pipih dengan tekstur empuk
b. Biasanya disantap dengan madu atau kari
c. Sering dikombinasikan dengan mutabbaq
Mutabbaq adalah roti tipis berisi daging cincang dan telur yang digoreng, cocok sebagai makanan cepat saji bagi jamaah.
Kabsa, Hidangan Utama Selama Musim Haji
Kabsa merupakan makanan nasional Arab Saudi dan hampir selalu hadir saat musim haji.
- Nasi berbumbu rempah khas Timur Tengah
- Disajikan dengan ayam, kambing, atau sapi
- Porsinya besar dan biasa dimakan bersama
Kurma Premium Khas Tanah Suci
Selain kurma ajwa, terdapat beberapa jenis kurma premium yang jarang diketahui jamaah.
- Kurma sukkari dengan rasa manis alami
- Kurma khalas yang lembut dan legit
- Kurma anbara yang berukuran besar dan eksklusif
Kurma-kurma ini sering dijadikan oleh-oleh khas haji karena kualitasnya yang tinggi.
Minuman Tradisional Pelepas Dahaga Jamaah Haji
Cuaca panas membuat jamaah membutuhkan minuman yang menyegarkan.
a. Sobia, minuman fermentasi ringan berbahan gandum atau beras
b. Qahwa Arab, kopi khas dengan aroma kapulaga
c. Air zamzam yang tersedia luas di area ibadah
Minuman ini membantu menjaga cairan tubuh selama menjalankan rangkaian haji.
Kuliner haji merupakan bagian penting dari pengalaman ibadah di Tanah Suci. Dari bubur gurun yang sederhana hingga kurma premium yang bernilai tinggi, setiap hidangan memiliki fungsi dan cerita tersendiri. Mengenal sajian unik khas haji tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membantu jamaah lebih siap secara fisik dan mental dalam menjalani ibadah.
Kuliner khas Tanah Suci pada akhirnya menjadi pelengkap perjalanan spiritual yang tak terlupakan.
Mulai Perjalanan Suci Anda Bersama Jelajah Bumi International
Daftar sekarang untuk paket haji dan umroh terbaik dengan pendampingan profesional, fasilitas nyaman, dan pengalaman spiritual yang tak terlupakan di Tanah Suci. Klik disini untuk informasi lebih lanjut melalui WhatsApp, daftar dan pastikan tempat Anda segera!
